Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KEPAHIANG TEMPO DOELOE DALAM WARNA II



Pengadilan Pribumi Onderafdeling Redjang di Kepahiang, circa 1890
Jika angka tahun benar, maka pengadilan pada foto ini tengah dipimpin oleh Gerrit Willem Caudry, Kepala Pengadilan Pribumi Bengkulu, didampingi oleh Controleur Klasee II, E.G.W.C Derx (berjanggut tebal), Kepala Pemerintahan Onderafdeling Redjang.
Sumber foto: KITLV (internet)
Deskripsi: Sumber Primer



Perbaikan jalan jalur Bengkulu-Kepahiang-Empat Lawang, circa 1896
Tampak pada foto adalah jembatan di atas Sungai Musi, antara Kepahiang-Tebat Monok.
Jalur ini mulai dirintis awal 1870-an, setelah perbaikan-perbaikan, pada 1890-an, Kepahiang-Taba Penanjung telah bisa ditempuh dalam waktu 5 jam perjalanan jalan kaki atau pedati sapi-kerbau.
sumber foto: KITLV (internet)
Deskripsi: Sumber Primer



Paguyuban Gambang Sunda di Kepahiang, circa 1913
Sebuah foto paling awal kehidupan kolonis Sunda di Onderafdeling Redjang
Kelompok kesenian ini didirikan oleh kolonis-kolonis Sunda gelombang kedua yang tiba di Kepahiang, pada 1910. Sebelumnya, pada gelombang pertama, telah datang 12 orang priyayi Sunda, pada 1909, sebagai perintis.
Sumber foto dan deskripsi: ..... Memorie van Overgave van Onderafdeling Redjang, 1913 (ANRI)



Sungai Musi, Kepahiang, circa 1913
Foto diambil dari atas Jembatan Musi-Tebat Monok
sumber foto dan deskripsi: ..... Memorie van Overgave van Onderafdeling Redjang, 1913 (ANRI)



Jembatan di atas Sungai Musi, pemandangan dari arah Tebat Monok, circa 1913
Bangunan yang terlihat adalah rumah sakit umum Kepahiang
sumber foto dan deskripsi: ..... Memorie van Overgave van Onderafdeling Redjang, 1913 (ANRI)



Dusun Batu Belarik, circa 1927
Terlihat di foto jejeran batu megalitik dalam formasi segitiga.
Kondisi bebatuan itu sekarang telah terbaring dan terletak di tengah persawahan penduduk. Telah menjadi cagar budaya yang dilindungi dan telah terdaftar di Sistem Registrasi Cagar Budaya Nasional.
sumber foto: KITLV (internet)
Deskripsi: Sumber Primer



Pawai rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun Ratu Belanda di Kepahiang, circa 1936
Sumber foto: Koleksi Pribadi
Deskripsi: Sumber Primer


Pasar Kepahiang, circa 1939
Jln. Letkol, Santoso hari ini. Masjid yang terlihat adalah Masjid Takwa dengan lokasi masih di dekat jalan, sebelum pindah ke lokasi hari ini. Bangunan yang tampak adalah Kantor Muhammadiya Kepahiang, pada hari ini adalah pertokoan, salah satunya adalah Optik Tiara
Sumber foto: Gdenkboek Palmboom Divisi 41-RI
Deskripsi: Sumber Sekunder (Konfirmasi narasumber)
Emong Soewandi
Emong Soewandi Blogger sejak 2014, dengan minat pada sejarah, sastra dan teater

Post a Comment for "KEPAHIANG TEMPO DOELOE DALAM WARNA II"