Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

TAPAK BALAI BENGKULU UTARA

Keindahan Tapak Balai

Tanah Lot Bengkulu

Sering disebut-sebut sebagai “Tanah Lot”-nya Bengkulu Utara, Pulau Tapak Balai memiliki pesona tersendiri. Pulau yang sebenarnya adalah gugus karang ini terlihat indah, sekaligus angker dan misterius. Di atasnya tumbuh 2 batang pohon kelapa yang diyakini telah berusia ratusan tahun. Di pulau itu juga, kabar dari penduduk setempat, terdapat sebuah makam keramat, yang dipercaya sebagai makam seorang orang sakti.

Mistis dan penuh pesona

Berlokasi di pinggir jalan raya lintas Bengkulu-Padang, tepatnya di desa Tebing Kandang, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara. Sepanjang perjalanan kita akan banyak melihat pemandangan laut Lautan Indonesia, karena memang jalan-jalan banyak berada tak jauh dari pantai. Waktu tempuh dengan kendaraan bermotor sekitar satu jam dari Kota Bengkulu atau pun dari Kota Argamakmur. Sebuah tempat peristirahatan kecil di tepi jalan, di mana kita bisa menatap keindahan pulau karang itu sambil menikmati segarnya kelapa muda yang bisa dibeli di sekitar tempat peristirahatan itu.

Senja di Pantai Kota Agung-Lais

Jika diperhatikan, jarak antara daratan dengan pulau karang itu yang begitu dekat, kemungkinan keduanya ini dulu bersatu, yang kemudian terpisah atau pecah sebagai akibat digerus oleh abrasi laut. Katanya, tak ada yang bisa ke pulau itu, karena antara pulau dengan daratan terdapat tebing yang tinggi, sementara di bawahnya menunggu ombak yang ganas menghempas-hempas. Namun, hempasan ombak dari lautan Indonesia itu juga menambah daya tarik dan kesan angkuh pulau karang itu.

Tapak Balai merupakan "wisata mata", jadi akan sayang sekali jika akan banyak halangan untuk menatapnya, termasuk oleh oleh hanya lewat. Penataan payung-payung atau pondok-pondok di tepi tebing sangat perlu diperhatikan, agar keberadaan tidak menutupi orang-orang untuk bisa lebih banyak menikmati pemandangan. Kita sudah banyak kehilangan panorama yang harus bisa banyak dinikmati. Rasanya sudah cukup banyak objek wisata atau spot-spot alam di daerah kita yang pada akhirnya "terkuasai" pihak pemilik kapital (yang sebenarnya hanya sebuah fasilitas penunjang), hingga membuat pengunjung atau wisatawan pun justru kurang menjadi perhatian. 

Emong Soewandi
Emong Soewandi Blogger sejak 2014, dengan minat pada sejarah, sastra dan teater

Post a Comment for "TAPAK BALAI BENGKULU UTARA"